jump to navigation

Racun Dalam Rokok. November 1, 2007

Posted by peyank in kesehatan, merokok, pria, racun rokok, rokok.
trackback

Mungkin anda sudah tahu bahwa menghisap asap rokok orang lain di dekat anda lebih berbahaya bagi anda daripada bagi si perokok itu sendiri. Asap Utama adalah asap rokok yang terhisap langsung masuk ke paru-paru perokok lalu di hembuskan kembali. Asap Sampingan adalah asap rokok yang dihasilkan oleh ujung rokok yang terbakar.

Masalahnya adalah, udara yang mengandung asap rokok, dan anda hisap, akan mengganggu kesehatan, karena asap rokok mengandung banyak zat-zat berbahaya, diantaranya :
TARMengandung bahan kimia yang beracun, sebagainya merusak sel paru-paru dan meyebabkan kanker.

KARBON MONOKSIDA (CO) Gas beracun yang dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen.

NIKOTIN Salah satu jenis obat perangsang yang dapat merusak jantung dan sirkulasi darah, nikotin membuat pemakainya kecanduan.

Selama beberapa tahun terakhir, para ilmuwan telah membuktikan bahwa zat-zat kimia yang dikandung asap rokok dapat mempengaruhi orang-orang tidak merokok di sekitarnya. Perokok pasif dapat meningkatkan risiko penyakit kanker paru-paru dan jantung koroner. Lebih dari itu menghisap asap rokok orang lain dapat memperburuk kondisi pengidap penyakit :

ANGINA

Nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah pada jantung.

ASMA

Mengalami kesulitan bernafas.

ALERGI

Iritasi akibat asap rokok.

Gejala-gejala gangguan kesehatan :iritasi mata, sakit kepala, pusing, sakit tenggorokan, batuk dan sesak nafas.Wanita hamil yang merokok atau menjadi perokok pasif, meyalurkan zat-zat beracun dari asap rokok kepada janin yang dikandungnya melalui peredaran darah. Nikotin rokok menyebabkan denyut jantung janin bertambah cepat, karbon monoksida menyebabkan berkurangya oksigen yang diterima janin. Anak-anak yang orangtuanya merokok menghadapi kemungkinan lebih besar untuk menderita sakit dada, infeksi telinga, hidung dan tenggorokan. Dan mereka punya kemungkinan dua kali lipat untuk dirawat di rumah sakit pada tahun pertama kehidupan mereka.

Banyak orang tahu bahaya merokok, tapi tidak banyak yang peduli.
Melihat bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan rokok, kiranya diantara kita perlu bahu-membahu berbuat tiga hal utama :

Komunikasi dan informasi tentang bahaya merokok, baik bagi si perokok langsung maupun perokok pasif.

Menyediakan tempat-tempat khusus bagi orang yang merokok agar yang bukan perokok tidak terkena dampak negatifnya.


Jangan merasa segan untuk menegur perokok, jika anda merasa terganggu.

http://www.antirokok.or.id/product_index.htm

Comments»

1. christy - April 29, 2008

bagus juga ada keterangan ttg merokok. qt tau kl merokok tu da populer skr..perlu bgt ad himbauan n penjelasan ttg rokok. n g lg buat tugas ttg bahaya rokok. thnx buat sumbernya^^

2. PENDIDIKAN REMAJA SEBAYA(PRS) « Grezzy’s Blog - January 26, 2009

[...] Racun Dalam Rokok.  [...]

3. fitry - February 4, 2009

makasih infonya

4. Andry Li - February 18, 2009

no smoking forever !!!

5. arx - February 23, 2009

hmm…
makasih infonya…
bantu2 buat tugas bio..

6. uphhiee. - March 31, 2009

wahhaaa..

rkok thu::
dah bhaya.
ngbisin duit.
bauk.
gak banget.

tapi,,
gra” rokok,
nlai bpQ jd bguss….

biz,, mang it tgasnya,,,

artikelny,
jg slah stu pnunjang nILAYQ ..

thx ea..

xD

7. henry - August 6, 2009

rokok memang berbahaya,tapi mengapa kebanyakan orang suka rokok??
tapi kalo dipikir2 rokok berfungsi jg loh” buat nenangin pikiran,memperlancar proses otak supaya jgn lemot…
tapi yg pasti semakin banyak merokok umur kita semakin pendek loh…
rokok bisa jg disamakan dengan setaaaaaan…..

8. henry - August 6, 2009

cara menghilangkan rokok yang ampuh adalah dengan mengkonsumsi daun sirih setiap hari, karena sirih jg dpt membantu gigi anda menjadi kuat dan lebih ngejreng…..cobalah dan saya tunggu koment dari anda para perokok…..tx

9. rera - October 16, 2009

saya selalu mengingatkan para perokok,tapi jawaban mereka ‘tak semudah membalikkan telapak tangan!’ itulah,apa yang harus saya lakukan?
terimakasih..

10. Drewolz - October 18, 2009

makasih ya. artikelnya buat bahan buku saya.