jump to navigation

“Sekitar Paha” May 11, 2007

Posted by peyank in puisi.
trackback

Ciumlah aroma tubuhku

kan kau dapat warna kulitnya

Usaplah telapak tangan ini

ku pasti kan ada selintas wajah lain

pagi ku temukan lagi cinta

siangnya…. kuderu lagi nafasnya

bahkan , malam ini masih ku sembunyikan

cium itu di balik lidahku

nasi di piringku tak lagi ku rasa nikmat

kopi di cangkirku kental, namun tak manis lagi

lentik jarinyalah yang kini halus membelai mimpiku

dekap dan peluknya hangat merajam setiaku

senyuman di bibirnya sungguh masuk dan menggali hatiku

Akulah lelaki yang duduk di tahta kekuasaan

Ditanganku tongkat penyabut nyawa

Maafkan aku istriku

ku beli sepotong cinta darinya

Comments»

1. welly prasetyo - May 26, 2007

Akhirnya aku jadi komen katrox PERTAMAx

cumax cobax simax kox jamnyax bedax yax
saat akux add komentarnyax

opsi gmt pada pilihan time kasih +7 oom
sebelum semuanyax kelirux

waduhx kumat penyakitnyax huruf x

http://whelleast.wordpress.com